MengenalBagian-Bagian Sensor – sensor pada Mesin EFI Mesin mobil adalah sebuah sistem yang cukup kompleks, semua parts bekerjasama untuk menghasilkan tenaga yang akan dikonversi menjadi daya gerak mobil tersebut. Signal yang dihasilkan kemudian dikirimkan ke ECU sebagai input untuk mengontrol Waktu pengapian dan waktu injeksi.
Simak19 sensor pada mesin yang layak anda ketahui. 1. IAT (Intake Air Temperature) IAT adalah kependekan dari ( Intake Air Temperatur) sensor ini berfungsi untuk mengukur suhu udara yang akan masuk kedalam intake manifold. Biasanya, sensor ini terletak berdekatan dengan filter udara. 2.
Sisteminjeksi tipe ini merupakan konsep awal aplikasi sistem injeksi pada motor bensin. Gambar 1.Throttle Body Injection/ MonoInjection. b. MPI Nama nama sensor dan fungsinya. Pada mobil-mobil keluaran pabrikan sekarang sudah menggunakan mesin jenis EFI (Electrical Fuel Injection) dimana dengan sistem tersebut banyak sekali sensor-sensor
Vay Tiền Nhanh. 10 Sensor Pada Mesin Injeksi Honda PGM-FI – Untuk saat ini berbagai kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat sudah banyak yang mengusung atau menggunakan sistem teknologi Injeksi. Pada teknologi Injeksi sebagian besar pada sistemnya telah menggunakan perangkat elektronik, dalam hal ini bertujuan supaya sistem bahan bakar mengalami pembakaran yang sempurna, karena itu pada kendaraan sekarang selian juga ramah leingkungan juga irit pada sistem bahan bakarnya. 10 Sensor Pada Mesin Injeksi Honda PGM-FI1. MIL Malfunction Indicator Lamp 2. Fuel Pump Pompa Bahan Bakar 3. ECM Engine Control Module 4. Sonsor CKP – Crankshaft Position5. Injector6. Throttle Body7. Sensor Engine Oil Temperatur EOT Dan Sensor Engine Coolant Temperatur8. Sensor O29. Sensor Idle Air Control Valve IACV 10. Sensor Bank Engale Untuk pertama kali di Indonesia mesin yang pertama kali telah menggunakan sistem Injeksi yaitu di sepeda motor Honda dan kini sudah merambah ke produsen seperti Yamaha, Suzuki dan juga yang lainnya. Nah kali ini akan mengulas fungsi dari komponen-komponen pada sistem Injeksi yang terdapat pada mesin motor Honda, untuk lebih jelasnya simak dibawah ini. 1. MIL Malfunction Indicator Lamp MIL merupakan lampu indikator yang terdapat pada spedometer, biasanya pada warna indikator tersebut berwarna kuning yang memiliki fungsi sebagai penanda pada pemakaian sepeda motor Honda, tentang kerusakan pada sistem Injeksi. Apabila pada sistem Injeksi yang salah satu sensornya tidak berfungsi atau mengalami kerusakan maka pada lampu MIL tersebut akan memberikan sebuah tanda sinyal atau kedipan dan jika lampu tersebut tidak berkedip sistem Injeksi tersebut masih dikatakan normal-normal saja. Namun tidak semua komponen Injeksi yang mengalami kerusakan pada lampu Indikator MIL harus berkedip. Pada kerusakan fuel pump yang seperti tekanan bahan bakar yang meleleh, lampu Indicator tersebut tidak akan berkedip dan tidak terdeteksi oleh MIL. Jika dalam ECM masih menyimpan kode kerusakan di masa lalu, nah bila anda ingin mengetahui secara pastinya anda harus menggunakan alat/tool yakni bernama SCS conector atau biasanya disebut jumper. 2. Fuel Pump Pompa Bahan Bakar Fuel Pump ini memiliki fungsi untuk memompa bahan bakar yang akan diteruskan ke Injector yang melalui selang, karena bahan bakar di pompa, maka memiliki tekanan. Tekanan pada fuel pump ini juga sangat berpengaruh di mesin yang bersistem kekuatan tekanan bahan bakar harus berukuran 294kPa/12Volt = 43 psi = bar pada Idle langsam. Untuk kondisi tekanan yang berlebihan akan menyebabkan kerusakan pada komponen lain dan bila tekanan bahan bakar tersebut kurang dari standar maka akan menyebabkan kinerja mesin akan melemah bahkan dapat mengakibatkan mesin mengalami mogok/mati. 3. ECM Engine Control Module ECM biasa disebut juga dengan Prosesor semua program PGM-FI. Sistem PGM-FI disini memiliki fungsi untuk mengatur waktu pengapian yaitu pengatur waktu kapan Injector akan menyemprotkan bahan bakar, mengatur campuran udara dan bahan bakar yang ideal yang sesuai dengan temperature mesin bahkan sampai hasil sisa pembakaran komponen tersebut selalu mendapatkan laporan dari sensor yang lainnya untuk memberikan yang terbaik untuk mesin. Apabila sistem ECM ini mengalami rusak maka pada motor akan mati total. 4. Sonsor CKP – Crankshaft Position Sensor CKP ini memmiliki fungsi untuk medeteksi keberadaan poros engkol yakni dimana sensor tersebut selalu mengirimkan sinyal ke ECM dan kemudian ECM menentukan kapan waktunya pengapian dan kapan waktunya bahan bakar di Injeksikan melalui komponen Injector. Bila sensor CKP mengalami kerusakan maka ECM tidak dapat menerima data dari Sensor CKP dan ECM tidak mau berfungsi dan akibatnya engine akan mati. 5. Injector Injector memiliki fungsi untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam ruang bakar dengan mengganti partikel bahan bakar menjadi kabut. Bahkan pada injector di sistem PGM-FI ini dapat membuat bahan bakar terhalus sedunia, karena hal ini memiliki lubang yang berukuran diameter milimeter pada motor supra X 125 cc. 6. Throttle Body Pada Throttle Body didalamnya terdapat tiga sensor yakni sensor MAP, sensor TP dan sensor IAT. Sensor MAP memiliki fungsi untuk pendeteksi tekanan udara yang akan masuk melalui intake manifold jika sensor tersebut rusak mesin masih bisa bekerja dengan baik/normal. Sensor TP memiliki fungsi untuk pendeteksi sudut pembukaan throttle ketika kabel gas kita putar, kemudian mengirimkan sinyal pada ECM, seberapa banyak bahan bakar yang harus di Injeksikan. Jika sensor ini mengalami kerusakan maka mesin akan tidak normal melemah. Sensor IAT memiliki fungsi untuk mendeteksi suhu udara yang masuk melalui Intake manifold, bila sensor tersebut mengalami kerusakan engine masih dapat bekerja dengan normal. 7. Sensor Engine Oil Temperatur EOT Dan Sensor Engine Coolant Temperatur Kedua sensor tersebut memiliki fungsi yang sama yakni untuk mendeteksi suhu mesin, namun sensor ECT ini di pasang pada mesin berpendingin radiator dan EOT pada mesin berpendingin udara seperti motor supra X 125 PGM-FI. 8. Sensor O2 Sensor ini memiliki fungsi untuk mendeteksi kadar O2 tepatnya di hasil buang sisa pembakaran, sensor tersebut juga akan selalu mengoreksi dan melaporkan ke pada ECM untuk selalu membuat campuran bahan bakar dan udara selalu ideal dalam setiap proses pembakarannya. 9. Sensor Idle Air Control Valve IACV Sensor ini memiliki fungsi seperti choke otomatis dan memudahkan penyalaan mesin pada waktu pertama kali dihidupkan. 10. Sensor Bank Engale Sensor Bank Engale merupakan sensor untuk kemiringan 60 derajat, dengan adanya sensor tersebut mesin akan mati apabila mengalami kemiringan sampai 60 derajat, sensor ini berfungsi ketika motor terjatuh. Demikianlah pembahasan mengenai 10 Sensor Pada Mesin Injeksi Honda PGM-FI semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.
Ilustrasi motro injeksi. Foto IstimewaSepeda motor injeksi menggunakan sistem komputasi seperti ECM Electronic Computer Module untuk mengatur kinerja mesin injeksi sepeda motor agar tetap itu dibutuhkan berbagai sensor yang berfungsi mengambil data pada setiap komponen yang ada pada sepeda motor untuk dikirim ke banyak sensor yang terpasang di sepeda motor, untuk itu Technical Service Division PT Astra Honda Motor AHM Reza Rezdie Sahertian mencoba menjelaskannya. Berikut Position Sensor TPSContoh Throttle Position Sensor Foto dok. Istimewa“Berfungsi untuk mendeteksi sudut bukaan throttle valve di throttle body sebagai input data mapping di ECM,” ujar Reza kepada yang berasal dari sensor TPS tersebut digunakan untuk mengkalkulasi seberapa banyak bahan bakar yang dibutuhkan untuk disemprotkan ke ruang Absolute Pressure MAP“MAP berfungsi mendeteksi jumlah udara yang masuk ke ruang bakar melalui perubahan tekanan pada intake manifold sebagai input data mapping di ECM,” jelas ini bertugas mengukur volume udara agar ideal ketika bercampur dengan bahan bakar di ruang Air Temperature IATSensor IAT berfungsi mendeteksi suhu udara yang akan masuk ke ruang bakar. Sensor ini biasanya terletak pada jalur masuk udara sebelum ke filter memiliki komponen elektronik yang mempunyai sifat tahan bernama Thermistor yang dapat berubah-ubah karena suhu data yang dihasilkan oleh Thermistor ini kemudian akan dibaca ECM untuk menentukan seberapa lama debit semprotan bahan bakar yang akan ditembak oleh Angle Sensor CKPIlustrasi CKP di Honda BeAT Foto dok. IstimewaSensor CKP berfungsi mendeteksi putaran mesin dan sudut crankshaft pada saat berada di posisi Titik Mati Atas, sehingga ECM dapat mengatur waktu penyemprotan bahan bakar serta koil agar mesin dapat bekerja secara Oil Temperature EOTSensor EOT berfungsi mendeteksi perubahan suhu yang ada di dalam mesin, umumnya sensor ini ditempatkan dekat kepala silinder.“Fungsinya mendeteksi suhu mesin melalui media oli sebagai input data mapping di ECM,” kata jika misalnya mesin mengalami panas berlebih atau overheat, sensor akan mendeteksi dan mengirimkan datanya ke ECM kemudian diteruskan ke lampu indikator suhu yang ada pada meter Coolant Temperature ECTMirip seperti sensor EOT, sensor ECT menggunakan cairan pendingin sebagai media untuk mendeteksi perubahan mesin mengalami panas berlebih, maka sensor akan mengirimkan data ke ECM untuk diteruskan sebagai perintah mengaktifkan kipas O2Sensor yang satu ini mudah terlihat karena biasanya terletak pada leher knalpot motor.“Sensor ini fungsinya untuk memperbaiki campuran udara dan bahan bakar selama mesin bekerja agar tetap ideal dengan cara mendeteksi kadar oksigen dalam gas buang,” pungkas juga mempengaruhi gas buang yang dihasilkan menjadi lebih ramah Air Cut Valve/Fast Idle SolenoidSensor ini berfungsi untuk mengatur jumlah udara yang masuk saat putaran mesin idle sehingga memudahkan proses starter ketika mesin baru pertama kali dihidupkan. Kalau pada motor karburator fungsinya mirip fitur choke untuk menjaga langsam mesin.
nama dan fungsi sensor pada mobil injeksi